Posted by Rifan Syambodo Categories: Label: ,
Phnom Penh - Sekitar 17.200 warga diungsikan selama bentrokan senjata tiga hari antara tentara Kamboja dan Thailand di daerah perbatasan yang disengketakan.

Orang-orang itu telah dievakuasi ke tempat-tempat penampungan yang aman di kabupaten Samrong, provinsi Oddar Meanchey, sekitar 30 kilometer dari zona pertempuran, kata Nhim Vanda, wakil ketua pertama Komite Nasional untuk Penanggulangan Bencana Kamboja.


Bentrokan pecah di candi Ta Moan dan Ta Krabei di provinsi Meanchey Oddar sejak Jumat (22/4), menyebabkan korban di kedua pihak dan kerusakan pada candi dan rumah-rumah penduduk desa.

Selama bentrokan bersenjata, enam tentara Kamboja tewas dan 16 lainnya luka-luka.

Sementara itu di pihak Thailand, empat tentara tewas dan 17 lainnya terluka, menurut laporan dari Bangkok.

Perbatasan antara Thailand dan Kamboja belum pernah benar-benar dibatasi, hingga saat ini.

Candi Kamboja Preah Vihear telah terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia pada 7 Juli 2008 oleh UNESCO.

Tetapi Thailand mengklaim kepemilikan kapling seluas 4,6 kilometer persegi di samping kuil.

Hanya sepekan setelah pendaftaran itu, Kamboja dan Thailand yang memang memiliki konflik perbatasan, memicu pembangunan militer di sepanjang perbatasan mereka, dan bentrokan berkala antara tentara Kamboja dan Thailand telah menyebablan kematian di kedua pihak.(ant/waa)

Sumber: http://www.erabaru.net
Share to Lintas BeritaShare to infoGueKaskus

No Response to "Ribuan Warga Diungsikan Akibat Perang Thailand-Kamboja"

Poskan Komentar

  • RSS
  • Facebook
  • Twitter
  • Promote Your Blog

Recent Posts

Recent Comments