Posted by Rifan Syambodo Categories: Label: ,
Serangan udara pasukan AS kembali menelan korban jiwa di kalangan warga sipil Afghanistan. Kepolisian Provinsi Khost menyatakan, AS melakukan serangan udara dengan target sebuah rumah di timur Afghanistan, menyebabkan 13 orang warga sipil tewas, diantaranya delapan anak-anak.


Insiden itu memicu aksi protes warga yang marah terhadap pasukan asing, yang berulang kali menargetkan serangannya pada warga sipil. Sebelum ini, serangan udara NATO di provinsi Ghazni menewaskan dua anak Aghanistan. Warga juga melakukan aksi protes atas serangan tersebut.

Pada awal Maret, serangan udara AS ke distrik Darah-Ye Pech, provinsi Kunar, timur laut Afghanistan juga menewaskan sembilan anak-anak, berusia antara 7 dan 9 tahun.

Dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir, serangan udara maupun darat yang dilakukan pasukan AS ke sejumlah tempat di Afghanistan sudah menimbulkan ratusan korban jiwa dari kalangan warga sipil Afghanistan. Rakyat Aghanistan yang marah kerap melakukan aksi protes, namun serangan-serangan pasukan asing terhadap warga sipil terus terjadi.

Korban di kalangan warga sipil juga memicu makin meningkatnya sentimen anti-AS di negeri itu, bahkan friksi antara pemerintah Afghanistan dan pasukan koalisi asing.

Keberadaan 1.500 pasukan asing yang masih bercokol di Afghanistan, adalah teror bagi rakyat Afghanistan. Perang AS di Afghanistan, merupakan perang terpanjang dalam sejarah AS dan paling banyak menelan korban, baik dari pihak militer maupun di pihak rakyat Afghanistan. (kw/ptv)

Sumber: http://www.eramuslim.com
Share to Lintas BeritaShare to infoGueKaskus

No Response to "8 Anak Afghanistan Tewas Akibat Serangan Udara Amerika"

Posting Komentar

  • RSS
  • Facebook
  • Twitter
  • Promote Your Blog

Recent Posts

Recent Comments