Posted by Rifan Syambodo Categories: Label: ,
Dan ketika mereka sedang mengirim utusan untuk menyingkirkan Ibu Suri Dong, Pasukan sedang disiapkan ditempat kediaman "PAMAN KAISAR" Dong Cheng. Mereka mengambil tanda penugasannya dan dia mengetahui bahwa ini adalah akhir hidupnya maka melakukan bunuh diri.

Kasim Zhang Rang dan Duan Gui yang mengetahui akan kehilangan pelindungnya segera mengirimkan hadiah yang besar kepada adik He Jin yang bernama He Miao dan kepada ibunya Lady WuYang dan itu membuat mereka mendapatkan perlindungan.

Pada bulan ke-6 tahun itu, utusan rahasia He Jin meracuni permaisuri Dong di kediamannya. Tubuhnya dibawa kembali ke ibu kota dan dikuburkan di makam kerajaan. He Jin berpura - pura sakit dan tidak menghadiri pemakaman itu.

Yuan Shao suatu hari pergi menemui He Jin dan berkata "Kedua Kasim itu, Zhang Rang dan Duan Gui telah menyebarkan isu di luar sana bahwa kaulah yang telah menyebabkan kematian Ibu Suri Dong dan kau ingin mengincar kursi kekaisaran. Ini adalah alasanmu agar kau dapat menghancurkan mereka. Jangan berikan ampun kali ini atau kau akan seperti Dou Wu dan Chen Fan, yang dalam pemerintahan sebelumnya gagal karena rencanamu tidak dirahasiakan dengan baik. Sekarang kau dan adikmu mempunyai banyak pejabat dan jenderal di belakang kalian, jadi menghancurkan kasim – kasim itu hanyalah perkara mudah saja. Ini adalah jalan dari langit, jangan disia-siakan!"

Tetapi He Jin membalas "Biar aku pikir – pikir dulu."

Pelayan He Jin yang mendengar pembicaran itu segera memberitahukan pada para kasim yang akhirnya mengirim hadiah lagi pada He Miao.

He Miao akhirnya berbicara pada kakaknya Permaisuri He dan berkata "Jendral Yuan Shao adalah penopang utama kaisar yang baru. Tapi dia tidak dapat bertindak berbelas kasih dan hanya memikirkan pembantaian, kalau dia membunuh para kasim tanpa sebab maka akan terhadi kekacauan."

Tak lama setelah itu He Jin masuk dan mengatakan pada Permaisuri He rencananya untuk memusnahkan para kasim.

Permaisuri He tidak setuju dan berkata "Para kasim itu telah melayani kaisar terdahulu dengan baik, untuk membunuh mereka setelah kematian kaisar terdahulu akan tampak seperti tidak menghormati dinasti."

Dan ketika He Jin sedang berpikir, Yuan Shao datang dan menghampiri.

"Jadi bagaimana dengan rencana itu ?" Kata Yuan Shao ketika bertemu dengan He Jin.

"Adikku tidak mau mengijinkan, apa yang dapat kita lakukan ?"

"Panggilah tentara dan bunuh mereka semua, ini adalah keharusan. Tidak usah pikirkan ijin dari adikmu."

"Rencana yang bagus" kata He Jin dan dia mengirimkan perintah kepada semua pasukan yang ada disekitar ibukota untuk masuk ke dalam ibu kota.

Tetapi Menteri Chen Lin keberatan, " Jangan, jangan bertindak gegabah. Pepatah mengatakan "Untuk Menutup Mata Dan Menangkap Burung Adalah Sebuah Tindakan Bodoh", Jika dalam masalah kecil saja kau tidak dapat mengendalikan emosimu bagaimana dalam masalah - masalah besar ? sekarang karena kebajikan kaisar dan pasukan yang telah kau pegang, kau ini seperti naga dan harimau. Kau boleh melakukan semua hal sesukamu. Untuk menggunakan semua kekuatan ini melawan para kasim itu sama seperti memanggil petir hanya untuk menghanguskan sepotong kain. Memanggil tentara dengan jumlah sekian besar masuk ke ibu kota dan memanggil jenderal serta pemimpin – pemimpin yang begitu banyak masing - masing dengan rencana dan ambisinya sendiri - sendiri itu sama seperti mengarahkan senjata pada diri sendiri, untuk menempatkan diri kita pada kekuasaan orang lain itu tidak akan mendapatkan hasil apa – apa kecuali kehancuran diri sendiri."

"Ini adalah pandangan dari seorang kutu buku" kata He Jin dengan tersenyum.

Kemudian salah satu dari orang - orangnya He Jin menepuk tangannya dan tertawa seraya berkata, "Memecahkan masalah ini semudah membalikkan telapak tangan, mengapa kita terlalu banyak berbicara ?"

Orang yang berbicara itu adalah Cao Cao.
Bersambung...

Sumber: http://forum.detik.com/showthread.php?t=23593
Share to Lintas BeritaShare to infoGueKaskus

No Response to "Romance of Three Kingdoms: Zhang Fei Memukul Petugas Kerajaan; He Jin Menyusun Rencana untuk Menyingkirkan 10 Kasim Istana (9)"

Poskan Komentar

  • RSS
  • Facebook
  • Twitter
  • Promote Your Blog

Recent Posts

Recent Comments