Posted by Rifan Syambodo Categories: Label: ,

Sebuah pengadilan di Bangladesh pada Senin kemarin (3/10) mengadili Moulana Delwar Hossain Sayedi, seorang pemimpin partai oposisi Islam Jamaat-e-Islami, dengan tuduhan melakukan kejahatan perang pada tahun 1971 sewaktu perang kemerdekaan negara itu.

Jika ditemukan bersalah, Sayedi, 71 tahun, bisa menghadapi hukuman mati dengan digantung. Sayedi, yang berada di pengadilan, membantah tuduhan tersebut. "Saya tidak melakukan kejahatan," katanya menegaskan.

Jamaat-e-Islami, partai politik Islam terbesar di Bangladesh, menentang kemerdekaan Bangladesh dari Pakistan dan bertempur bersama dengan tentara Pakistan untuk wilayah yang kemudian menjadi Pakistan Timur, sekarang Bangladesh.

Puluhan pemimpin Jamaat lainnya termasuk Moulana Motiur Rahman Nizami dan sekretaris jenderal partai Ali Ahsan Muhammad Mujahid sudah di penjara, juga dituduh melakukan kejahatan perang.

Pejabat pengadilan mengatakan Sayedi adalah yang pertama untuk secara resmi didakwa dengan kejahatan perang, dan lainnya akan disidang segera.

Jamaat-e-Islami dan sekutu dekatnya Partai Nasionalis Bangladesh menuduh pengadilan menerima perintah dari pemerintah.

"Tuduhan terhadap Sayedi tidak benar dan bermotif politik," kata pengacara pembela Tajul Islam kepada wartawan.(fq/wb)

Sumber: http://www.eramuslim.com
Share to Lintas BeritaShare to infoGueKaskus

No Response to "Bangladesh Dakwa Pimpinan Jamaat-e-Islami Lakukan Kejahatan Perang"

Posting Komentar

  • RSS
  • Facebook
  • Twitter
  • Promote Your Blog

Recent Posts

Recent Comments