Posted by Rifan Syambodo Categories: Label: , ,
Indonesia tidak akan menoleransi tindakan negara lain yang mengancam kedaulatan, termasuk menggeser tapal batas. ”Tidak ada kompromi soal kedaulatan,” kata Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha, Selasa (11/10/2011).

Hubungan Indonesia kembali memanas. Setelah kian kali, dua Negara serumpun-seakidah ini kembali diributkan persoalan nasionalisme yang sama sekali tidak diajarkan ulama-ulama Melayu tempo dulu.

Kasusnya sederhana, namun luar biasa bagi kaum nasionalis, yakni permasalahan tapal batas Camar Bulan di Sambas yang diduga telah dicaplok Malaysia.


Kita harus membuka mata bahwa konflik antara Malaysia dan Indonesia ini tidak terjadi dengan sendirinya. Ada unsur-unsur pemicu layaknya api yang menimbulkan asap besar. Pertanyaannya siapakah pemantik api itu? Umat Muslim? Bukan, karena kita hanya korban.

Pakar Melayu Prof. Dr. Dato’ Nik Anuar Nik Mahmud dari Institut Alam dan Tamadun Melayu, Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) mengamini bahwa ada intervensi pihak luar di balik perseteruan kedua Negara serumpun muslim ini.

Dalam memoar buku Thomas Raffles disebutkan, Barat harus memastikan bahwa alam Melayu ini lemah. Untuk melemahkan, Raffles mengusulkan dua buah strategi.

Pertama, imigran-imigran asing masuk ke Melayu supaya kawasan ini tidak menjadi kawasan Melayu, melainkan majemuk (dibawa orang-orang China dan India).

Kedua, pastikan bahwa raja-raja Melayu yakni Semenanjung, Sumatera, Jawa dan sebagainya, tidak mengambil para ulama Arab menjadi penasehat mereka. Jadi, tujuan mereka memang untuk memisahkan Arab dengan Melayu.

Bersatunya antara Malaysia dan Indonesia membentuk Imperium Islam Melayu inilah yang sangat ditakuti oleh Zionisme.

Mereka sadar Melayu adalah potensi kuat dalam membangkitkan Islam dari tenggara Asia, maka itu jalur ini harus dihabisi, apapun caranya.

Dan pengalaman bangsa Indonesia yang kerap mudah diadu domba adalah kunci yang selalu mereka pegang saat zaman devide et impera.

Yang juga kita harus faham adalah Thomas Stamford Raffles sendiri seorang Freemason. Menurut Th Stevens dalam bukunya Tarekat Mason Bebas, Raffles pada tahun 1813 dilantik sebagai mason bebas di bantara “Virtutis et Artis Amici”. “Virtus” merupakan suatu bantara sementara di perkebunan Pondok Gede di Bogor.

Perkebunan itu dimiliki Wakil Suhu Agung Nicolaas Engelhard. Di situ Raffles dinaikkan pangkat menjadi ahli (gezel), dan hanya sebulan kemudian dinaikkan menjadi meester (suhu) di loge “De Vriendschap” di Surabaya.

Raffles pula yang mendirikan Singapura modern yang kini menjadi basis Israel di Asia Tenggara. Agen-agen zionis melalui Singapura adalah penghasut sebenarnya dalam mengeruhkan hubungan sesama muslim Melayu.

Kebanyakan koruptor Indonesia pun bermukim di Singapura setelah merampok uang hasil keringat anak-anak Indonesia dan rakyat jelata.

Singapura adalah sekutu zionis. Mereka tidak mau menandatangani perjanjian extradisi dengan Indonesia semata-mata melindungi koruptor ini karena mereka bawa banyak uang ke Singapura.

Untuk mengalihkan isu ini dari masyarakat Indonesia, mereka akan coba cari isu supaya masyarakat Indonesia lebih fokus pada isu yang mereka cipta.

Maka diwujudkanlah isu sekarang, konfrontasi Malaysia-Indonesia. Melalui media sekular di Negara ini, mereka terus berupaya agar rumpun Melayu bangga akan identitas negara-nya masing-masing.

Adanya inflitrasi Zionis di Malaysia juga bukan barang baru. Tahun lalu mantan wakil perdana menteri Malaysia yang juga tokoh oposisi, Anwar Ibrahim, pernah membeberkan fakta adanya keberadaan intelijen Zionis di markas kepolisian federal Malaysia.

Kala itu bersama dengan Kelompok Muslim, mereka menyatakan memiliki dokumen yang memperlihatkan kemungkinan adanya intelijen Zionis kedalam strategi informasi negara lewat perusahaan kontraktor bernama "Osiassov", yang melaksanakan proyek pengembangan sistem komunikasi dan teknologi di markas besar polisi federal Malaysia.

Anwar Ibrahim menjelaskan bahwa perusahaan "Osiassov" terdaftar di Singapura namun berkantor pusat di negara penjajah Zionis Tel Aviv.

Menurut Anwar, kehadiran dua mantan perwira tentara Zionis di perusahaan yang bersangkutan, adalah sepengetahuan petugas polisi senior Malaysia dan Menteri Dalam Negeri Malaysia sejak jaman Syed Ahmad Albar.

Yakinlah, jika umat muslim Melayu tidak kembali ke ajaran Islam sejati dimana tak ada ruang pada nasionalisme yang memberhalakan bangsa, benih permusuhan itu akan selalu muncul, walau kedua Negara itu makmur dan sama-sama beragama muslim.

Maka itu, bersatulah bangsa Melayu. Bersatulah diatas Panji Islam yang akan membuka jalan tegaknya dienullah ini di tanah perjuangan kita, tanah Melayu Darussalam. (pz)

Sumber: http://www.eramuslim.com
Share to Lintas BeritaShare to infoGueKaskus

99 Response to Mengapa Yahudi Tidak Suka Indonesia dan Malaysia Bersatu?

Anonim
17 November 2011 14.44

hahahaha.Di bawah Panji Islam ??
Bung,,Indonesia BUKAN negara Islam.

Anonim
29 November 2011 09.28

Lebih 90% warga Indonesia beragama Islam. Tapi kenapa menolak hukum Islam?
Inilahh yang cuba dimajukan oleh Zionis dan anti Islam yang lain.Golongan Krisitian tidak mahu umat Islam mengamalkan Islam sepenuhnya kerana mereka sedar jika Islam diamalkan sepenuhnya kaum Kristian tercabar untuk kembali kepada kitab mereka.
Sedangkan mereka tidak mahu mengamalkan ajaran kitab mereka sepenuhnya. Jika Gereja Katolik mengamalkan ajaran kitab mereka sudah tentu golongan kapitalis tidak ada tempat dan penipuan oleh golongan pendeta ini akan terbongkar dan sumber wang dari aktiviti haram termasuk dadah, pelacuran dan penipuan selama ini yang disumbang oleh mafia dan seangkatan dengannya akan terbongkar lagi.
Ini yang tidak mahu diketahui oleh pemimpin yang mengaku beragama ISlam jugak.

Anonim
6 Desember 2011 07.20

good........

Anonim
19 Desember 2011 13.43

sebagian besar anak-anak melayu buta dan tuli. atau sengaja memekakkan telinga mereka dan membutakan mata hati mereka. kita hanya dapat berusaha dan berdo'a supaya hati mereka dibukakan oleh Allah SWT.

Anonim
24 Desember 2011 00.13

ya kita harus selalu berdoa dan berusaha , dan mari kita juga berdoa untuk kita, semoga kita tidak termasuk orang yang merasa tahu, padahal kita sejatinya orang yang buta dan tuli.

Anonim
28 Desember 2011 13.59

jika Malaysia dan Indonesia bersatu maka sesungguhnya akan menjadikan kekuatan yang sangat besar.

Anonim
2 Januari 2012 13.49

ya... saya setuju, Indonesia dan Malaysia bersatu, menjadi negara maju dan bermanfaat bagi ummat manusia.

Anonim
2 Januari 2012 13.57

saya sulaiman dari Indonesia:

saya sangat senang mendengar suara kerukunan Indonesia dan Malaysia, tentu sangat terlihat indah jika kita melihat negeri Melayu kita Bahu membahu saling tolong menolong membangun negeri yang madani.
Saya menilai, diluar Indonesia dan Malaysia sedang ada yang mencoba memisahkan kita ini.
saya tidak senang jika menonton pertandingan antara Indonesia vs Malaysia dalam ajang olahraga apapun. karna itu salah satu pemecah terbesar antara pemuda Indonesia dan Malaysia.

Anonim
2 Januari 2012 14.15

saya mendapat semua informasi tentang malaysia dari media televisi di Indonesia.
SATU hal yang digembor2kan media Televisi Indonesia tentang malaysia, yaitu Bahwa Malaysia sedang meremehkan Indonesia.
dan ini membuat saya skit hati.
tetapi sya jg melihat Malaysia jg membela dirinya bahwa mereka jg tak melakukan hal hal yang dituduhkan.
dari itu kita tidak boleh hanya melihat dari Media Indonesia yang terlalu cepat memanaskan keadaan.

Anonim
9 Januari 2012 00.52

hai anjing,maw gue kencingin aja tuh aga islam,islam itu jelmaan yahudi,islam itu agama sesat,jgn sekali sekali masuk indo,gwe cencang ntar,gkgkgkgkgk,dasar anjing arab loh

Anonim
9 Januari 2012 00.54

dasar tki,pemikiran yg amat bodoh,tki ibarat anjing penjaga rumah

Anonim
11 Januari 2012 17.30

intinya pada persatuan... yang mereka takutkan ya itu..

24 Januari 2012 01.39

rasanya ingin menagis ketika mendengar cacian bangsa Indonesia terhadap Malaysia atau sebaliknya,,,,,
seakan kita terlalu bodoh untuk menyadari bahwa kita adalah sama-sama mahlik Allah yang seharusnya saling menhjaga dan saling tolong menolong dalam kebaikan,,,,
janganlah mudah di adu domba oleh zionis yang memang menginginklan perpecahan ini,,,semoga Allah selalu melindung kita semua,,Malaysia,Indonesia serta seluruh umat islam di dunia,,,,amin

Anonim
29 Januari 2012 15.21

Judulnya luar biasaa... Saya setuju. Tapi endingnya kenapa harus meninggikan satu golongan dan merendahkan golongan lain????
apa bedanya penulis dengan yang dituduhkan?? zionis lah, yahudilah, amerikalah...kopetlah...
kalo buntutnya cuman menjelek jelekkan, kamu sama aja dengan penjajah... silit ngarit..
bikin tulisan yang menyejukkan hati kenapa???

Anonim
6 Februari 2012 06.51

MEMANG BENAR INDONESIA BUKAN NEGARA ISLAM, indonesia adalah NEGARA JAJAHAN JAWA, NEO PENJAJAH. Bertopengkan AGAMA Islam. Jawa bisa menguasai INDONESIA dengan berlindung atas NAMA ISLAM. bahkan hukumnya menggunakan HUKUM BELANDA, JAWA tidak menginginkan negara jajahannya menggunakan HUKUM ISLAM. lihatlahlah berapa banyak orang islam ditangkap oleh orang JAWA. Indonesia adalah negara NEO jajahan perpindahan tangan dari BELANDA ke NEGARA JAWA. bahkan orang JAWA BARAT dikatakan orang pemalas dan bukan dikatan orang jawa. KALAU tidak percaya tanya tuh dengan orang JAWA timur dan JAWA tengah apakah mereka mengakui jawa barat itu orang jawa. bahkan mereka mengatakan JAWA BARAT ITU orang PEMALAS. orang PETAWI PEMALAS. ORANG JAMBI PEMALAS, ORANG MELAYU PEMALAS. inilah isu yang dibuat NEO PENJAJAH JAWA. mereka melemahkan psikologi suku lainnya sehingga orang jawalah yang palaing PERKASA dan paling rajin. oleh sebab itu MEREKALAH Yang berhak menguasai SETIAP JENGKAL tanah yang dikuasai BELANDA dan agar mereka menjajah tidak mengapatkan berlawanan mereka menamakan NEGARA JAJAHANYA dengan INDONESIA. agar orang islam tidak memerangi jawa MEREKA menggunakan agama ISLAM sebagai benteng. sehingga orang jajahannya tidak memeranginya. HAHA selamat DIJAJAH JAWA. NIKMATILAH. HAHAHAHHAH
sama, kami orang RIAU juga ngak butuh penguasa PENJAJAH JAWA, yang sudah JELAS mengeruk HASIL BUMI, minyak, gas, timah, nikel, batu bouksit, hutan ditebang dan dijual ke SINGAPORE kemudian dijual ke EROPA. sedangkan rakyatnya kami miskin tidak diperdulikan sama sekali, sementara para transmigrasi JAWA diberi tanah 1 hektar 1 keluarga, diberi uang bantuan setiap bulang, diberi bantuan beras, gula sarden, ikan kering lainnya, sampai kepala sawit berbuah, kemudian dibangun pabrik pembeli kelapa sawit itu. kemudian mereka diberikan 1 keluarga 1 ekor kerbau. sementara rakyat tempatan melongo. ya, jelas sudah orang Jawa banyak yang sukses mereka beri makan oleh hasil jajahannya. KEMUDIAN mereka berkoak-koak mengatakan orang tempatan PEMALAS. kami tidak butuh demokrasi NKRI penjajah JAWA, yang merupakan PENGGANTI penjajah BELANDA. minyak, gas, emas, semuanya sudah dijual ke orang luar negeri selama 150 tahun ke depan. jadi jangan harap minyak, gas, emas akan turun di negeri sendiri WONG minyak, gas, emas bahan mentahnya dijual ke luar negeri setelah jadi GAS, BENSIN, EMAS dibeli oleh INDONESIA, jadi intinya INDONESIA SUDAH dijual OLEH PENJAJAH JAWA. hahahahahah orang yang bergabung dengan NKRI kena TIPU OLEH penjajah JAWA. mereka ini BERANI MATI, MEMPERTAHANKAN jajahannya dengan MENIPU DEMOKRASI. padahal dengan DEMOKRASI itu mereka MENJARAH harga setiap jengkal tanah JAJAHANNYA. dan JAWA tidak akan pernah perduli dengan orang tempatan. selamat DIJAJAH JAWA. HA HA HA HA.
TIDAK ADA PENIPUAN YANG MAHA BESAR di Indonesia kecuali PENIPUAN Yang dilukan PENJAJAH, JAWAN. Silakan, silakan keruk semua kekayaan JAJAHANMU kemdian JUAL SEMUA BAHAN MENTAH KEPADA AMERIKA dan sekutunya SESUDAH MENJADI BAHAN JADI seperti minyak, gas INDONESIA beli, kemudian PENJAJAH JAWA MEMBODOHI rakya JAJAHANNYA dengan SUBSIDI hahahahahah, anak SD bisa kalian BODOHI, DASAR PERAMPOK LU JAWA. Haha selamat menikamati HASIL JARAHAN KALIAN. Untung kalian beragama ISLAM KALAU TIDAK, sudah kami PERANGI KALIAN. DASAR RAKUS!!!!

Anonim
6 Februari 2012 07.03

GAS, MINYAK, BESI, EMAS di Irian Jaya dan daerah lainnya sudah kalian jual. yang kalian terima dari AMERIKA berupa uang saja. kalian tidak mau susah-susah buat benzin sendiri, buat besi sendiri, buat gas, sendiri. yang JAWA TAHU TERIMA BERSIH. setelah itu untuk benzin kalian belli dengan NEGARA LUAR, sesudah itu kalian sebut kepada RAKYAT sebagai SUBSIDI!!! hei JAWA PENJAJAH, kami bukan orang bodoh lagi. KAMI SUDAH TAHU KELAKUAN KALIAN!!! DASAR SUKU YANG PALING BOBROK, insya Allah. YA ALLAH SEMOGA JAWA HANCUR.

ikhsan dwi cahyo
11 Februari 2012 19.22

mas ANONIM,,,saya secara pribadi tidak meng inginkan,,ada nya perbedaan,,saya ingin keadilan sosial ,sederajat.di mata hukum,kita adalah sam sederajat(kebetulan saya orang jawa,andaikan memang terjadi atas apa yg sampeyan paparkan di atas,,saya sangaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaat tidak setuju,,,para pemimpin negara kita,tidak adil kepada seluruh,,rakyat indonesia,,,

25 Maret 2012 23.22

bullshit bro tolong diingat tidak semua wilayah indonesia itu dihuni oleh orang melayu karena indonesia adalah negara yang memiliki banyak ras dan suku dan karena suku diindonesia ada banyak ada suku batak,suku jawa ,sunda dan bali dan papua dan apakah mereka mau disebut sebagai rumpun melayu hah? dasar orang rasis ? jangan mementing kan suatu golongan

Anonim
10 April 2012 08.06

zionis bukan penjajah. karena zionis tidak bertentangan dengan pancasila.
sama halnya dengan idonesia. yang menginginkan kemerdekaan.

Anonim
10 April 2012 08.11

zionis bukan penjajah. karena zionis tidak bertentangan dengan pancasila.
sama halnya dengan idonesia. yang menginginkan kemerdekaan.

Anonim
10 April 2012 08.19

emng ko negera arab aja yang bego-bego.
karna itu mereka iri ma negara israel.
dasar wong arab bego!!!

Anonim
23 April 2012 20.29

ikut komen,,
kok ujung-ujungnya kita sendiri yang konplik,,
kalo harus mpe konflik gini buat pa sih sembuyan indonesia yg kita pelajari dari kecil,,,

Anonim
4 Mei 2012 00.13

ckckck...
baca artikel pun pada ribut..
mana manner-a ya.. (_ _")

17 Mei 2012 09.29

kalo indo ma malaysia bergabung ..
pasti as ketar-ketir ..

Visit Back gan

Anonim
22 Mei 2012 13.52

bener juga "bangsa Indonesia yang kerap mudah diadu domba". yg diatas kok pada sewot??? anak kecil baca artikel kaya gini ujung2nya ngajak berantem. sucker

29 Mei 2012 09.45

Makanya nasionalisme itu bukan ajran islam, yg mjdkn umat islam sedunia dibatasi batas wilayah.. Mka terpecah belah, acuh tak acuh dg bangsa lain (mayoritas pnduduknya muslim). Mk yg menyatukan muslim itu adl Tauhid (dienul Islam) bkn nasionalisme yg mjdkan suatu bangsa egois..

29 Mei 2012 09.56

Bukan batas wilayah yg membatasi kita akan persaudaraan.. Namun ketauhidan kita yg menyatukan umat islam ini sedunia..

Anonim
8 Juni 2012 17.03

Bangsat! agama kalian apa? Kita basmi semua orang kristen, kristen itu agama penjajah!!! Orang cina, bule, ato asing2 non muslim kita sikat aja. Sekali lagi INDONESIA adalah MUSLIM!!! Ingat itu!

Anonim
14 Juni 2012 11.15

saya orang jawa
saya setuju dengan ini...
mari kita bersatu dan lawan zionisme israel...
saya membaca sebuah artikel bahwa indonesia dan pakistan ingin dilenyapkan oleh yahudi freemansory...
jika indonesia dan malay bersatu, kita akan menjadi negara yang besar berdasarkan hukum islam
ALLAHU AKBAR

Anonim
16 Juni 2012 16.11

terus kalau melayu bersatu negara pancasila indonesia gimana, rakyat papua gimana, apa dipaksain melanesia (papua, flores, maluku) jadi melayu, gila ini namanya, yang penting indonesia damai makmur, makan enak, adil dan sejahtera,mau melayu,cina batak, jawa,papua,dayak,bugis, Islam,kristen,hindu, budha,konghucu, kitong basudara di Indonesia

Anonim
21 Juni 2012 12.59

sesungguhnya setiap muslim yg satu dgn yg lainnya ibarat satu tubuh,jika slh satu anggota tubuh merasa sakit maka anggota tubuh yg lain akan merasakannya,,,,,

Anonim
21 Juni 2012 13.18

Woyy,..yang mengaku orang RIAU..!!, bodoh, dungu, tolol dan picik kali kau menuduh suku Jawa sebagai Suku Penjajah...Ingat, ini INDONESIA, suatu saat PASTI dipimpin oleh suku NON JAWA (Minang, Bugis, Dayak, Batak, atau lainnya), asal memiliki kapasitas dan kapabilitas utk memimpin..!!! kalau kau bilang Suku Jawa adalah suku yg rajin, masih banyak orang Jawa yang pemalas, yg kerjanya tiap hari main burung Perkutut, masih banyak orang Jawa yg hidup susah, melarat dan kebelangsak...!! Apalagi zaman sekarang, banyak konglomerat berasal dari NON JAWA, seperti dari Lampung (Aburizal Bakrie), Bugis(Jusuf Kalla), Minang(Chairul Tanjung), Aceh(Surya paloh), dll..JADI JELAS TUDUHAN KAU, BAHWA JAWA SUKU PENJAJAH TIDAK TERBUKTI...!!! Gue yang berasal dari suku JAWA SUNDA, yakin, suatu saat Republik NUSANTARA, (Indonesia, Malaysia, Singapore, Brunei) akan bersatu dibawah Panji-panji IMAM ALMAHDI melawan LUCIFER / DAJJAL LAKNATULLAH....!!!

Anonim
4 Juli 2012 00.17

kalo di perhatikan emank aneh juga kenapa sekarang setelah zaman sby kok konflik antara indonesia vs malaysia jadi sering banget apa karena pemimpin kita yg selalu "SAYA PRIHATIN"kalo masalah suku gw setuju dengan yg di atas saya faktanya lingkungan gw adem ayem aja beda agama beda suku kalo mau di buat negara islam indonesia ga bisa emank udah dari sononya beda2 suku dan agama

Anonim
14 Juli 2012 19.23

konflik Indonesia dan Malaysia jangan sampai terjadi.. Tapi berguna buat kedua negara sebagai alasan untuk memperkuat militer masing2 !!! Karena kedua negara mempunyai tetangga yg tak seakidah !!!

Anonim
22 Juli 2012 17.22

udah satuin ajalah indonesia sama malaysia, kan kalo bersatu, pasti bakalan jadi negara penganut ISLAM terbanyak kali,, trus ganti deh benderanya sama bendera ISLAM,, hehe

Anonim
28 Juli 2012 20.10

kasiaan orang islam ...orang yahudi didunia cuma 20 juta tapi orang islam takutnya setengah mati sampai sampai semua dihubungkan dgn orang yahudi. ketauan siapa yang pecundang !

Anonim
4 Agustus 2012 01.26

LIHATLAH SIAPA YANG PECUNDANG YANG PAKE PROFIL ANONIM SEBAGAI SARANA OLOK-OLOK!!! PAYAH!!!

4 Agustus 2012 05.32

Bukan batas wilayah yg membatasi kita akan persaudaraan.. Namun ketauhidan kita yg menyatukan umat islam ini sedunia..

13 Agustus 2012 18.41

ISLAM DI ATAS SEGALANYA

SIAPA SAJA YANG BERANI MEMECAH-BELAH KEKUATAN UMAT ISLAM ARAB, INDONESIA, MALAYSIA, DAN SELURUH DUNIA ISLAM, MAKA MEREKA HARUS DIBUNUH!

ORANG-ORANG YANG PRO-ZIONIS ISRAEL PASTI PENDUKUNG DEMOKRASI PANCASILA YANG AKAN SEGERA DIMUSNAHKAN.

SETAN-SETAN PENGECUT YANG KOMEN DI SINI UNTUK MENGHASUT PERPECAHAN UMAT ISLAM DENGAN NAMA Anonim adalah Iblis berupa manusia, semoga Allah melaknat si Anonim Iblis anjing itu.

SAYA BANGSA INDONESIA MENDUKUNG ISLAM MENJADI DASAR NEGARA DI SEMUA NEGARA DUNIA ISLAM!

PERSETAN DENGAN DEMOKRASI BULLSHIT DAN KOMUNIS BULLSHIT!

TIDAK ADA KEBENARAN YANG LEBIH TINGGI DARIPADA ISLAM!

BUNUH MEREKA SEMUA YANG MEMECAH BELAH DAN MEMERANGI UMAT ISLAM!

6 September 2012 22.58

mesti hati-hati

Anonim
24 September 2012 16.45

saya mongomentari indonesia raya aja orang minang kan udh mau merdeka sendiri lwt pemberontakan "PPRI" tp "SOEKARNO JAWA KEPARAT" minta bantuan barat untuk menghentikannya.ya terpaksa kami ikut dlm penjajahan jawa sampe saat ini.tp jgn kalian senang dulu(jawa)kami masih meneruskan perjuangan PPRI dimanapun berada,baik d indonesia,malaysia, dan negara lainnya.memang benar orang jawa penghianat,dikasih beras 1 liter aja bisa pindah akhidah.("makan aja susah,gimana mau maju indonesia"?)

30 September 2012 10.22

Harus waspada

Anonim
30 September 2012 20.48

@filsafat cinta saya berani bertaruh ni orang pasti ga sekolah... dan termasuk orang bodoh .....

Anonim
30 September 2012 20.54

kenapa ya kalo Islam yg biasa2 masih terdapat kebaikan dalam dirinya, tapi kalo yg rajin sholat dan ibadahnya pasti ujung2nya sifatnya bejad semua... Contoh : FPI dan kalo yg da tingkat atas ujung2nya TERORIS.. habis ngebunuh orang masih berkata Allahu Akbar... apakah ga da kasih dalam islam.. inikah agama yg diridhoi.... ????

Anonim
1 Oktober 2012 23.35

maaf gan untuk semuanya yang dari indo kita bhas agama dulu... indonesia merdeka karena kalian agama hindhu, budha, kristen, Islam, dan yahudi... apa kalian tak menghormati pahlawan kita ? apa segitu bodohkah kalian ? untuk bentrok antar agama.... pikir kalau memang kalian pintar gan bukan angka ikut...

ini buat suku di indonesia.... indonesia terkenal diseluruh dunia karena disebut negara multikulturalisme kita lihat orang luar negeri aja sangat menghargai budaya kita tpi kalian indonesia sendiri kayak anjing yang saling menggonggong satu sama lain, bodooh memang indonesia itu,,,,, (saya orang Riau) tapi saya tdak setuju tentang pendapat kalian antar suku yang saling mengolok",,,, baca sejarah Indonesia gan kalo mau pintar jangan jadi anjing pengikut....

Anonim
9 Oktober 2012 18.56

mas mbak, mohon izin masuk.
pertama. Agama Islam adalah agama yang diridhai. yang menjadi masalah adalah muslimnya, bukan agama islam tersebut.

Indonesia, sudah dibangun sedemikian rupa sewaktu persiapan proklamasi dulu yang diwakili berbagai pihak. Pancasila adalah ideologi yang saya rasa paling pas bagi Indonesia. sebagai bangsa yang multikultural selayaknya kita menghargai umat yang lain.

9 Oktober 2012 19.05

Buat "Anonim" yang filter mulutnya nggak di filter.... di sejarah Indonesia Islam punya peranan besar dalam proses kemerdekaan Indonesia... contoh IAIN yang kemudian berubah menjadi Masyumi dan memberikan kontribusi yang besar dan lain sebagainya..
FPI kaya gitu? Ah enggak.. berarti anda nggak tau kondisi lapangan yang sebenarnya.. FPI aja mau melindungi penganut agama lain selama pendapatnya benar menurut norma dan nilai yang ada...

Ahism
9 Oktober 2012 19.13

setuju kepada Kikonism,
apalagi Islam di Indonesia bukan islam garis keras. Tetapi islam budaya, islam yang telah membudaya dalam kebudayaan masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, Indonesia menjadi benteng terakhir umat islam, meski tindak dalam bentuk negara islam

Anonim
15 Oktober 2012 05.50

SEMUA SUDAH TAKDIR. jd tinggal jalani saja apa adanya. perang antara IMAM MAHDI. & NABI ISA asli mengalahkan Tuhan Isa ( anak tuhan ). Sudah di atur dalam Kitab Kita Umat Islam. Jadi bersiaplah untuk menjadi Prajuritnya Imam Mahdi. Amin.

Anonim
19 Oktober 2012 01.37

Apabila dilihat dari sejarah Indonesia, masa paling jaya Indonesia itu di masa Kerajaan Majapahit dan Majapahit bukanlah Islam, melainkan Hindu.

Sepertinya masih tersisa kejayaan Majapahit, yaitu Bali yang sampai sekarang tetaplah tempat yang paling terang dan paling terkenal di Indonesia bahkan banyak orang asing yang tau Bali tetapi tidak tau Indonesia. Dan agama Mayoritas di Bali adalah Hindu.

Apakah ini hanya suatu kebetulan? Saya rasa bukan.
Dengan kata lain, Indonesia tidaklah boleh menjadi Negara Islam karena Nenek Moyang Indonesia bukanlah Islam.
Pancasila sudah merupakan yang paling cocok di Indonesia.

Anonim
1 November 2012 09.35

Mau hidup aja pake di susah2in, tai
hidup itu simple, makan minum, bacot aja lo pada
.
klo gw bisa ngancurin ni bumi, gw ancurin ni bumi, lebih baik lenyap dari pada ribut ky tai
.
makan tu agama lo, suku lo, pendirian lo, tai
nga ada yg bener di ini dunia, semua RELATIF jancok, g ada yg absolute BENAR

Anonim
3 November 2012 20.04

sebagian besar pejuang kemerdekaan indonesia berasal dari orang islam (nasrani ada beberapa tapi kalo YAHUDI GA ADA SATUPUN)
MASIH PANTASKAH KALIAN MEMBELA ANJING YAHUDI?
YAHUDI BIANG PERPECAHAN
YAHUDI PENGECUT BISANYA MAINAN INTELEJEN
YAHUDI BIANGNYA KORUPSI DAN PENCUCIAN UANG
YAHUDI AGAMA YANG SUDAH TERACAK2 OLEH DAJJALISME
MASIH LAYAKKAH YAHUDI DISEBUT AJARAN AGAMA??
YAHUDI GA LEBIH DARI SAMPAH BUMI
SAMPAH BUMI!!!!!
BERJASAKAH YAHUDI TERHADAP NEGERI INI???
TIDAK!!!
SEKALINYA MENOLONGPUN PASTI ADA MAUNYA

Anonim
3 November 2012 20.22

JANGAN MENGELAK YAHUDI!!!
KARENA KAULAH YANG MENJADI DALANG TERORIS DI INDONESIA DENGAN CARA MENDANAI SEGALA HAL YANG DI BUTUHKAN DAN BEKERJA SAMA DENGAN BAJINGAN2 YANG MENGAKU ISLAM PADAHAL SAMASEKALI TIDAK MELAKUKAN SYARIAT ISLAM.
MANUSIA2 TOLOL YANG DIREKRUT MERUPAKAN SASARAN EMPUK YAHUDI AGAR DI SULAP MENJADI (SEOLAH2 ORANG ISLAM) UNTUK MENJATUHKAN MARTABAT ISLAM.
DUNIA TELAH "TERBODOHI" OLEH BAJINGAN ILLUMINATI.
YAHUDI MERUPAKAN ALIRAN YANG MUDAH SEKALI DISUSUPI OLEH ILLUMINATI KARENA YAHUDI AGAMA BODOH.
BAJINGAN ITU SEKARANG INGIN MERUSAK NAMA ISLAM DENGAN DALIH2 "TERRORIS"
YAHUDI IS ILLUMINATI
ILLUMINATI IS BAJINGAN

Anonim
8 November 2012 20.11

tau diri aja lah...
yang penting sadar kita manusia atau bukan...
kalo manusia NORMAL dan berAKHLAK baik, pasti ga bakalan kaya gini..
ngejek, menjatuhkan, mengkambing hitamkan golongan lain..ini baru manusia GA NORMAL ft. SETAN hati...

Anonim
4 Desember 2012 03.13

jgn ngaku islam kl masih berbicara komentar kotor dan kasar, bersikap tidak seperti Nabi Muhammad SAW.
mari kita belajar lagi.. kalo kalian merasa marah.. merasa hebat.. dan mempunyai ahlak yg baik.. silakan cari harta banyak yg membuat lebih beriman, tahta untuk mensejahterakan. wanita untuk di muliakan..
kuasai dunia.. dengan power itu dan jauhkan dunia dari tangan2 org yg munafik.. insyaallah.. kita diselamatkan. amien

Anonim
12 Desember 2012 10.18

Siapapun bila orang nya beriman pd ALLAH Pasti kemakmuran keadilan akan merata, sekali lagi siapapun itu, berarti sekarang belum ada yg beriman atau takut pd ALLAH ,bila sedang menjabat ,,,amanah 'rejeki' negara untuk rakyat banyak tak terselewengkan atau sampai pd rakyat,,,

Anonim
14 Desember 2012 22.51

Woiiii...pada Nyebut Semuanya... NYadar woii:)
DAJJAL Laknatullah Telah Turun...tergambar sbg mahluk bermata Satu.....artinya janganlah kalian menilai sesuatu hal dari SATU sudut pandang yg belum tentu benar. Imani, Kaji dan Pelajari Semua KITABULLAH. Isinya adalah KEBENARAN buat kalian.
YAJUJ & MADJUD telah terbebas dari dinding Nabi Djulkarnain....... siapa mereka? Mereka sebangsa kalian yg TAMAK, RAKUS tak pernah PUAS dengan Urusan Duniawi dan Berpikiran KERDIL dan PICIK.......hobbynya BERBUAT "FAS'AD"...merusak dan hanya merusak.....berpandangan EKONOMI,KENEGARAAN, dan KEDUNIAWIAN adalah PILAR Utama Kehidupan....... Tak Peduli Kaidah Kemanusiaan dan Ketuhanan.....
Tapi nyantai aja...kaplingan kalian di NERAKA LUAS tersedia kelak........wkwkwkwkkkkkkkkk

Anonim
29 Desember 2012 22.53

dahh lah itu hoyy!!!
apalah arti BHINEKA TUNGGAL IKA klo gini omongan klend!!!
nyadar donk!!!
islam, kristen, hindu, buddha pun klian!! kita INDONESIA bro!!!!
pake bilang basmi nonmuslim segala lagi!!!
memicu konflik tuhh!!!

Anonim
30 Desember 2012 15.09

Bhineka Tunggal Ika?

artinya adalah walaupun berbeda suku, ras, bangsa, daerah, bahasa akan tetapi tetap satu agama yaitu Islam :D

betulkan? :D

Anonim
30 Desember 2012 15.11

Akan tetapi jika Islam tidak diserang agama lain maka Islam akan tetap mentolerir perbedaan agama dan membiarkan agama lain tetap beribadah sesuai keinginannnya.

Anonim
13 Januari 2013 21.06

saya nak tanya sikit lah, kalau kami malaysia bersatu dan bergabung dengan kamu indonesia apakah nanti kami bergabung dibawah panji kamu, dibawah pemerintahan indonesia dan raja2 kami tidak akan berkuasa lagi?
sebab saya menmang tidak setuju malaysia bergabung dengan indonesia kerana kemungkinan dengan cara ini kamu dapat menguasai tanah kami dan orang melayu tidak akan berkuasa lagi. itu yang saya amat takutkan..ini cuma pendapat saya saja..

17 Januari 2013 16.00

CIYUS MIAPAH CUX?
INDONESIA BHINNEKA TUNGGAL IKA !!!!!!!!

Anonim
24 Januari 2013 20.53

Mengapa salahkan Yahudi...? memang otak keturunan penipu nabi Muhammad bin Abdulah.

Anonim
8 Februari 2013 22.35

@anonim 13 jan 2013.
dibawah nama Islam kenapa mempermasalahkan kekuasaan, tidak peduli siapa yg memimpin apakah itu malaysia atau indonesia, satu yg harus dipastikan bahwa pemimpin itu pantas untuk memimpin dan di ikuti rakyatnya.
tidak peduli mau tinggal di negara manapun karena negara islam didalam hati harus lebih besar dibanding memberhalakan negara dengan patok-patok pemisah.

Anonim
11 Februari 2013 16.02

we are MANY we are indONEsia

udah di janjikan, ntar umat muslim juga bakalan bersatu,,,

yuk ah kita lebih jeli lagi ngeliat, siapa yang benar dan siapa yang salah...

thanks buat infonya, keren!!!

Anonim
22 Februari 2013 23.49

atas nama islam...
:)

Anonim
24 Februari 2013 03.05

bullshit ni org yg tulis nih artikel.
sok tau.

Anonim
9 Maret 2013 18.22

Malaysia indonesia bersatu ja lah. Ben balbalane guento

14 Maret 2013 10.02

Artikel yang bagus..mengenai orang Yahudi yang ingin menghancurkan kaum muslim, itu sudah tertulis dalam alqur'an. Bagi non-muslim, ini negara demokrasi. Ingat, demokrasi juga berarti, kaum minoritas harus menghormati kaum mayoritas. tetapi penyatuan kedua negara adalah mustahil. Kecuali Malaysia ingin merubah negaraanya menjadi republik yang demokratis.
Buat yang ngomen..yang jantan dong!..jgn pake akun anonim, trus caci-maki sana-sini. Suku apa saja pada dasrnya baik, yang membedakan yah, akhlak individunya. Jangan racist!

Anonim
29 April 2013 19.00

Memang kuasa luar takut melihat malaysia indonesia berbaik..kerana akan mengakibatkan malaysia dan indonesia semakin kuat..pendapat saya..seeloknya pemimpin 2 negara berusaha dgn lebih gigih agar malaysia dan indonesia menjadi negara paling maju di dunia..itu yg kita mahu..saling bantu membantu..malahan ramai orang malaysia berkahwin sesama indonesia..itulah persaudaraan..yang lebih penting kita menggunakan bhasa yg sama dn juga agama yg sama iaitu islam...allahuakkbarrrr...

Anonim
4 Juni 2013 21.15

Buat yang bikin artikel ini, pliss dech!!! Indonesia itu gak cuma Melayu aja! Melayu di indonesia hanya sekitar 7,5 % aja!! Jadi kalo Indonesia disebut serumpun sama Malaysia itu salah besar!!! Saya udah capek dengerin orang Malaysia koar-koar ngaku-ngaku serumpun!! Justru yang terbesar di Indonesia itu orang Jawa 42% dari seluruh penduduk Indonesia!! Yang kedua itu Sunda 13,6%!! Ingat! Orang Jawa,Sunda,Ambon,Batak,Papua,dll gak akan pernah mau disebut Melayu!!!! Titik!!!

Anonim
16 Agustus 2013 19.43

Indonesia ini isinya bukan islam aja! Ada kristen hindu budha. Hormatin yang lainnya dong! Kalo di indonesia udah gak ada lagi non muslim silahkan bikin negara islam. Dasar gak punya otak!

Anonim
23 Agustus 2013 15.44

Hidup zionis!!!!
gue stuju Kalian yang mengedepankan perdamaian dunia, bayangkan saja kalo kalian nda ikut campur tangan wah udah pasti dunia akan porak-poranda karena perang sodra dsb. Salut Buat kalian

Anonim
23 Agustus 2013 15.50

Jangan terlalu mengkucilkan Zionis..Mestinya kita2 harus besyukur bahwa kita bisa hidup damai sampai sekarang karena mereka juga aktor dibalik kemerdekaan kita..Hidup Idonesia..Bukan Negara Muslim

Anonim
23 Agustus 2013 16.24

Kita yg dibawah 17 thun cuma dapet warisan agama dari orang tua ,kalo udh dewasa baru bisa memilih yg benar menurut nya ,itu lah knapa agama terbuka untuk siapa saja ,percuma anda" saling mencemooh agama lain ,bahkan nabi pun tidak pernah mencemooh agama ,karna ia hanya mencari dan mengajari bagi mereka yg ihklas ,kalau memang agama mu itu benar ,kenapa kamu tidak menjalankan ny sesuai dengan ajaran agamamu ,tidak ada agama yg menganjurkan untuk menjadi pelacur ,untuk menjadi penjudi ,untuk menjadi pembunuh ,itu semua murni dari dalam hati mereka dengan beragam alasan ,masa iya mau KTP nya doang yg masuk surga ,brfikir positif aja ,di luar negeri itu bukan urusan kita ,apa kalo diluar negri perang kita juga harus perang ?
yg pnting berdoa untuk keselamatan orng" yg tidak bersalah yg ada disana dan ketabahan untuk mereka
saling menjaga kerukunan lingkungan dan negara itu lebih baik dari pada saling cemooh dengan agama sbagai tameng ,lebih baik pikirkan apa anda sudah sholat ?,sudah sedekah ?,

Anonim
23 Agustus 2013 16.30

Kalo menurut smua ini hanya ebagai emosi dan keegoisan semata ,andai kata indonesia berperang saudara ,alangkah mudah orng luar sana masuk kesini dan kembali menjajah indonesisa ,percuma pahlawan" kita meninggal dan cacat ,bila tragedi 350 tahun kerja paksa akan terluang kembali ,tingkatkan kebersamaan ,jalin silaturahmi terhadap siapapun dia ,kaya .miskin ,berbeda agama ,berbeda suku ,itu bukan batas dari sgala nya ,indonesia harus tetap di pertahankan ,teknologi membuat bnyak orng menjadi berdosa tampa dia sadari ,lebih baik kembali ke masa jaman batu biar tentram !!!!

2 September 2013 18.50

ASSALAMU ALAIKUM WR-WB KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMAH KASIH ATAS BANTUAN AKI,RUSLAN KARNA NOMOR GHOIB/RITUAL JITU YANG AKI,BERIKAN 4D (8301) BENAR BENAR TEMBUS 100% DAN SAYA MEMENANGKAN 380 JUTA ALHAMDULILLAH, SAYA BISA MEMBELI RUMAH DAN MOBIL WALAUPUN SAYA CUMA PNS GOLONGAN 1B.INI ADALAH KISAH NYATA DARI SAYA.JIKA ANDA PENUH KEPERCAYAAN DAN KEYAKINAN SILAHKAN ANDA HUBUNGI LANGSUNG AKI, RUSLAN SALEH KARENA APAPUN KEADAAN ANDA JANGAN PERNAH BERPUTUS ASAH KALAU SUDAH WAKTUNYA TUHAN PASTI KASIH JALAN.

JIKA ANDA BUTUH ANGKA RITUAL 2D 3D 4D DI JAMIN 100% JEBOL ATAU PUNYA MUSTIKA GHAIB INGIN DIPAKAI MENARIK UANG BILAH BERMINAT HUB KI RUSLAN SALEH DI NMR (_+_6_2_8_1_2_4_3_4_7_7_4_5_5_) ATAU KUNJUNGI WEPSITE (KLIK)www.penarikan-uang-ghaib.webs.com SAYA SUDAH BUKTIKAN 3X THNKS ROOMX SOBAT
★ ★ ★ ★ ★ ★ ★ ★ ★
╔══╗═════╔╗═════
╚╗╔╬═╦═╦═╣╠╦╦╦╦╗
═║║║╩╣║║╬║═╣║║║║
═╚╝╚═╩╩╬╗╠╩╬╗╠═╝
═══════╚═╝═╚═╝══
★ ★ ★ ★ ★ ★ ★ ★ ★

Anonim
24 September 2013 11.12

sesungguh nya allah menciptakan kitab-kitab untuk menjadi panutan kekuatan hidup kita supaya kita ada di jalan yg benar,
jadi ingat lah walau pun kita beda suku tapi tetep pada pedoman masing dan ingat jangan lah kalian merusak dunia ini cintailah dunia ini dan peace , sesungguh nya musuh manusia terbesar itu iblis yg akan selalu mengadu dombakan manusia dan tidak akan menyerah hingga akhir kehidupan.

Anonim
21 Oktober 2013 22.01

artikelnya bagus.. tapi kok komennya pada kayak gini ya? kan udah diajari sama agama. ga ada agama yang mengajarkan kejahatan kecuali agama itu sudah diluar jalur aselinya. kita orang indonesia emangberlatar belakang ISLAM. dan saya pun orang ISLAM dan MUSLIM. apa kalianpernah diajari tentang untuk kekerasan? kejahatan? ataupun menghinaagama lain? ga ada kan. apalagikita sebagai orang muslim pasti diajari untuk menghormati orang lain walaupun orang itu beda agama sama kita. tawakal dan berserah diri sama ALLAH SWT. karena ALLAH SWT sudah punya jalan yang terbaik buat kita semua. tinggal manusianya aja yang bagaimana menjalani kehidupan sebagai orang indonesia, sebagai orang yang beragama dan sebagai seorang manusia

Anonim
30 Oktober 2013 00.58

siapapun yang menjelek jelekan nabi muhammad saw dan agama islam bahkan mau menghancurkan islam,maka orang tsb harus dihukum seberatnya atau dibunuh.

Anonim
30 Oktober 2013 01.12

judi itu haram hukumnya.jd lo nyadarlah dan tobat klo lo itu sudah makan uang haram coz malaikat nakir mungkar udah gatal tanganya ingin memukuli dan menyiksa anda di alam kubur atas perintah Allah swt.jd bersiaplah anda mengalaminya

7 November 2013 10.48

Indonesia berselisih dengan malaysia, kenapa Yahudi dibawa2??? SARAPPP LU.... cuma anak idiot yg kemakan omongan lu

11 November 2013 17.42

Wooi , gua trsnggung!! , lu orang mna , gua tndang lu

Anonim
13 November 2013 22.03

Udah2 pada ribut aja,ngumpul rame2 sambil ngopikan enak,,dasar bocah kalian....

7 Desember 2013 00.09

Tai juh!!!!asu sek ngelek elek jowo!rumangsamu wong jowo ki opo makmur kabeh???modaro wae su asu!sok silahkan datang ke jawa dan lihat bagaimana jawa yg kalian kira bangsa neo penjajah!apa dikira lebih mapan dari kalian?apa kami pikirkan kalau pemimpin indonesia orang non jawa?walau presiden kita wong jowo tapi wong jowo ga makmur juga juh!ingat juga,bukan orang jawa yang ga mau mengakui sunda adalah jawa tapi kebalikanya!silahkan kalau mau tau kehidupan kami yang sbenarnya,datang ke kampungku!oh iya masakan padang itu darimana?orang mana?coba tanya mereka teman2 kalian yg merantau di jawa(bukan jakarta)apakah orang jawa memperlakukan dengan tidak sopan??anda sebut jawa neo penjajah,apa kalian tau UMR disini berapa?1 juta 150 ribu!bandingkan dengan kota kalian!buat malesia,kami bukan melayu!!buat penceramah agama,sudah benarkah anda beribadah?buat pro zionis knapa masih di indon?knapa ga pindah ke negara zionis?selesai kan masalahnya kalau anda pindah negara?

Anonim
5 Februari 2014 23.08

sebaik-baiknya kita berperilaku, sbeaik2nya menjalani hidup, yang terbaik adalah smuanya kita jalani berdasarkan agama dan kepercayaan. dan setiap agama jg mengajarkan setiap umatnya dalam menajalani hidupnya. menyatukan berbagai agama dengan menjadikan satu pemikiran untuk d satu agama bukanlah hal yang menjadi jalan keluar, karna sudah jelas akan menjadi perselisihan dan kelainan pemahaman dalam agama-agama tersebut. jadi yang terpenting, apa pu kita, siapa pun kita, apa pun warna kulit kita, kepada siapa pun kita menyembah, yang terpenting adalah tetap menajalani apa yang semestinya kita harus jalani sesuai dgn perintah agama kita. namun buka lah pintu mata hati kita untuk melihat, merasakan dan mendengarkan apa yang telah mreka lakukan untuk memecah belah suku agama (islam, nasrani, majusi dll) agar mreka dapat menguasai dunia yg sesuai dgn keinginan mreka, mendirikan ONE WORLD ORDER, dimana untuk hidup di bawah kendali satan dan zionis. maka tak lain tak bukan adalah kita harus bersatu, menghancurkan mreka yg mencoba memecah belah kita. Allahuakbar !!!!! Merdeeka !!!!! hancurkan para zionis !!!!!!

by ; nanda

Anonim
24 Maret 2014 22.29

Woiiiii sadarlah.....

Anonim
29 Maret 2014 19.33

kenapa harus ribut mulu sih..
permasalahan agama tak akan pernah selesai..

tapi benar itu, sekulerisme dan yahudi adalah bangsa yang akan menguasai dunia, dan mereka akan menzolimi bangsa dan umat lain..

dan yang bisa memberantas cuma persatuan, terutama dari umat islam itu sendiri, yang mana merupakan umat dengan diridoi kitab yang paling luar biasa sempurna..

Unity for Destoy Israel and Zionis.!

Anonim
12 April 2014 21.52

ckckckck..... udah kalian pada kopi darat aj semua percuma koar" di blog ini. kalo ketemuan kan enak kalo perlu saya siapin goloknya.... gmn pada berani ?????

Anonim
16 April 2014 17.51

Orang Yahudi mah nggak peduli sama Indonesia dan Malaysia. Kagak ada untungnya .....

Anonim
16 April 2014 18.49

Begitu bodohnya kalian tdk bisa melihat siapa yg comen di sini ? Devide et impera, otak kalian lagi di cuci,

Anonim
7 Mei 2014 15.59

Politik adu domba. Sabar

Anonim
29 Mei 2014 01.42

malaysia gabung sama jawa indon.uwekk.tak mahu la.kalau sulawesi,kalimantan,sumatera ok la

29 Juli 2014 16.28

Hahahahha....
indonesia pasti marahlah kalau budaya asli indonesia dicuri dan diaku2i oleh malaysia.. itu baru dari sisi kebudayaan...
bukan karena suku dari yahudi...
mangkanya jangan asal COPAS sana Copas sini...

1 Agustus 2014 01.02

Hahahahaa... indonesia dan malaysia terbukti gampang dihasut oleh isu2 yang blm terbukti kebenarannya.. lebih baik kita memperbaiki diri masing2 yuuk, apapun agama kita.. karena setiap agama mengajarkan kebaikan dan perdamaian.. salam supeer..

Anonim
2 Agustus 2014 11.30

klo komennya kayak gini merusak rasa nasionalis,,kami emang minoritas di bumi ini, tapi dasar negara ini adalah pancasila,, yang mau jadikan negara ini negara agama pindah aja ke suriah atau di irak...ini NKRI bung,NKRI, pancasila dan UUD 45 harga mati,,perjuangan kemerdekaan bukan dari pahlawan muslim saja tapi dari semua para pahlawan yang berbeda agamanya,,,inikah yang diinginkan para pemimpin bangsa ini saat ini yaitu menjadikan negara ini negara islam? wahai para pemimpin Bangsa ini Tuhan Menangis melihat melihat kepicikan kalian,,semoga air matanya membersihkan bangsa ini dari org2 seperti kalian dan Tulang belulang para pahlawan kalian bergetar melihat niat busuk kalian,,

Anonim
12 Agustus 2014 07.51

Malay mau gabung indonesia?
Hahahahah mana bisa negara malay belum merdeka mau gabung lah wong tiap taunnya setor upeti ke inggris...
Kami negara indonesia memang kita mayoritas islam tapi kami bineka tinggal ika..
Kita bukan hanya suku melayu..idiot bener

Anonim
17 Oktober 2014 21.17

PANJI ISLAM? negara islam saja tidak ada yang damai ...terbelakang, ..bodoh dan kasar
mulut bilang islam indah tapi faktanya 180 derajat berbeda....

Anonim
15 November 2014 13.30

Islam emng lg babak belur tp lu liat gw muhammad alfian fadhilah bertekad ngembaliin kejayaan islam dan mengubah negri ini menjadi negri islam dan mempersatukanya, ummat islam sdh terlalu bnyk mengalah bwt negri ini sdh saat ny kita tampil sdh saat ny kita bangkit dan pada saat itu siapapun lu dimanapun lu gw tunggu di tugu monas jam 18.00 kita liat siapa yg tersenyum gmna? Tertarik?

Poskan Komentar

  • RSS
  • Facebook
  • Twitter
  • Promote Your Blog

Recent Posts

Recent Comments