Posted by Rifan Syambodo Categories: Label: ,
Perdana Menteri Netanyahu berbicara di depan Konferensi Komite Kebijakan AIPAC, Senin, mengulangi penolakannya terhadap seruan Presiden AS Barack Obama untuk perdamaian Israel-Palestina berdasarkan garis perbatasan sebelum perang 1967. Israel akan mempertahankan perbatasannya yang sekarang ini.


Netanyahu mengucapkan terima kasih kepada peserta konferensi kelompok advokasi Israel (AIPAC), dan jutaan warga Yahudi di seluruh Amerika Serikat atas komitmen mereka untuk keamanan Israel dan mendukung haknya untuk membela diri. "Israel adalah sekutu Amerika sangat penting," kata Netanyahu.

Netanyahu mengatakan bahwa di Israel lebih dari satu juta Muslim, dan mereka menikmati "hak-hak demokrasi penuh", ujarnya. Mereka menjadi saksi bahwa Israel "dan hanya Israel" yang dapat dipercaya untuk menjamin kebebasan semua agama di ibukota bersatu Yerusalem.

Netanyahu menceritakan hubungan historis Israel dengan Amerika Serikat, mengatakan bahwa sejak masa mantan Presiden AS Harry Truman Israel telah memandang Presiden Amerika sebagai sahabat.

Perdana Menteri Netanyahu bertemu dengan Obama dan membicarakan "komitmen kuat" Presiden AS Obama untuk keamanan Israel, dan menambahkan bahwa ia mendapatkan dukungan penuh, dan bukan hanya dengan kata-katanya semata", ucap Netanyahu. Perdana Menteri Israel itu, mengucapkan terima kasih kepada Obama dan Kongres yang telah mendukung sistem pertahanan Israel yang menggunakan rudal "Iron Dome", meskipun terjadi penurunan ekonomi saat ini. Netanyahu, menceritakan tentang suksi melakukan intersepsi delapan roket yang diluncurkan oleh Hamas ke wilayah Israel selatan beberapa minggu yang lalu.

Netanyahu memanggil "Terima Kasih Amerika," sebagai peserta Kongres AIPAC itu meneriakkan dengan : "Bi-bi Bi-! Bi!". Nampaknya, tujuan yang diinginkan oleh Komite Kebijakan AIPAC untuk membuat Obama menjadi loyo, berhasil.

Perdana Menteri melanjutkan, mengatakan bahwa undangan Kongres baginya untuk berbicara pada hari Selasa merupakan tanda dukungan AS bagi Israel. Netanyahu mengatakan bahwa dia berniat untuk berbicara tentang Iran dan akan menjelaskan visi Israel bagi perdamaian Israel-Palestina aman. (mh/harzt)

Sumber: http://www.eramuslim.com
Share to Lintas BeritaShare to infoGueKaskus

No Response to "Netanyahu: Menolak Kembali ke Perbatasan Tahun 1967"

Posting Komentar

  • RSS
  • Facebook
  • Twitter
  • Promote Your Blog

Recent Posts

Recent Comments