Posted by Rifan Syambodo
Categories:
Label:
Fakta Perang
,
Perang di Asia


Pejabat senior di Hamas menyerukan rakyat Palestina untuk bangkit melawan Otoritas Palestina (PA) dan Presiden Mahmoud Abbas menyusul pengungkapan dokumen rahasia atas negosiasi antara PA dan Israel yang dirilis oleh Aljazeera. Dalam sebuah wawancara dengan Ahram Online, Yahia Moussa, seorang anggota parlemen Hamas menyatakan bahwa "Presiden Abbas harus diadili untuk tuduhan telah menyerahkan hak-hak Palestina, menunjukkan tangan yang lemah dan membantu Israel menargetkan dan membunuh perlawanan para pejuang Palestina.
Dia menambahkan bahwa informasi yang diungkapkan oleh dokumen Aljazeera sebenarnya tidaklah baru, gerakan Hamas sebelumnya juga telah menyorot konsesi PA ke Israel atas pemukiman di Tepi Barat dan Yerusalem. Moussa juga berpendapat bahwa dokumen tersebut menunjukkan kurangnya kepercayaan diri oleh para juru runding Palestina ketika berhadapan dengan rekan Israel mereka.
"Abbas dan para pembantunya menggunakan tempat-tempat suci Islam di Tepi Barat sebagai kartu dalam negosiasi mereka dengan Israel, yang membuktikan bahwa mereka tidak jujur dalam melindungi hak-hak Palestina", tambahnya.(fq/alahram)
Sumber: http://www.eramuslim.com/

Artikel Lainnya:
Perang di Asia
- Barbarosa Pahlawan Islam yang Menjadi Propaganda Jahat Barat
- Partai-partai Politik Pakistan Tolak Rute Pasokan Nato Dibuka Kembali
- Kofi Annan Serukan Akhiri Kekerasan di Suriah Tanpa Prasyarat
- Mahasiswa Pakistan Kecam AS yang Janjikan Hadiah Untuk Penangkapan Hafiz Said
- Sy'iah, Holocaust dan Clash of Civilization
- AS Mengetahui Adanya Penyiksaan di Penjara-penjara Afghanistan
No Response to "Hamas Serukan Rakyat Palestina Bangkit Melawan Abbas"
Posting Komentar