Posted by Rifan Syambodo
Categories:
Label:
Fakta Perang
,
Perang di Indonesia
11
April

Jepang datang bukan hanya untuk memenuhi ramalan Jayabaya tapi juga mengingkarinya. Perlawanan pun muncul dari gerakan Djojobojo.
OLEH: HENDRI F. ISNAENI
RAMALAN Jayabaya telah lama hidup di tengah masyarakat Jawa. Mereka yakin pemerintah kolonial Belanda akan berakhir karena ramalan Jayabaya menyebutkan, “ayam jantan berbulu kekuning-kuningan, yang datang dari sebelah timur laut akan mengusir kerbau bule bermata biru.” Masyarakat Jawa yakin, tulis Slamet Muljana dalam Kesadaran Nasional I, yang dimaksud ayam jantan berbulu kekuning-kuningan yang datang dari timur laut...
Posted by Rifan Syambodo
Categories:
Label:
Fakta Perang
,
Perang di Eropa
11
April

Di mana ada peperangan, di situ biasanya ada agenda tersembunyi yang telah diatur “pemain belakang layar”. Sementara prajurit bertempur mati-matian, mereka putar otak menangguk uang di tengah kesusahan orang. Mencuri tambang berharga, menyelundupkan peralatan perang, mencari posisi kunci dari pemerintahan baru, atau bisa saja diam-diam memutar uang di industri kemiliteran lawan.
PERANG DAN BISNIS, Sebenarnya semua demi uang. Buruh Yahudi yang bisa dibayar murah tentu saja jadi alasan. Karna itu holocaust banyak disebut sebagai persekongkolan jahat. Selain itu, mesin-mesin perang Jerman Nazi...
Posted by Rifan Syambodo
Categories:
Label:
Fakta Perang
,
Perang di Asia
,
Perang di Eropa
11
April

Anda yang gemar membaca komik Asterix dan anda yang pernah menonton film ‘Pirates of The Carribean’, tentu ingat karakter jahat ‘Barbarossa’ bukan? Sejak zaman pertengahan, aneka macam karya fiksi Eropa dan Amerika biasa menggunakan nama Barbarossa untuk menamai karakter seorang penjahat –biasanya seorang bajak laut jahat. Makna negatif Barbarossa terus dipropagandakan hingga zaman sekarang, meski di dalam setting-setting yang berbeda. Tak ada asap jika tak ada api, kebiasaan para penulis fiksi Eropa dan Amerika ini tentu ada sebabnya.
The Barbarosa Brothers
Pada abad ke-15 masehi, di Laut...
Posted by Rifan Syambodo
Categories:
Label:
Fakta Perang
,
Perang di Eropa
11
April

Teroris Kristen Norwegia Anders Behring Breivik dalam kondisi waras ketika dia membantai 77 orang pada musim panas lalu dalam serangan yang dia anggap sebagai hukuman untuk "pengkhianat" yang membela kelompok imigrasi, tim psikiatri Selasa kemarin (10/4) menyatakan dalam sebuah laporan yang bertolak belakang dengan laporan sebelumnya.
Breivik sendiri telah menegaskan bahwa dia secara mental stabil dan menuntut agar serangan - yang paling kejam di Norwegia sejak Perang Dunia II - dinilai sebagai tindakan politik dan bukan tindakan dari pemikiran yang gila.
"Kesimpulan utama para ahli...
Posted by Rifan Syambodo
Categories:
Label:
Fakta Perang
,
Perang di Indonesia
11
April

Pada akhirnya kecerdikan otaklah yang bisa mengalahkan Surabaya. Bukan otot dan pedang.
OLEH: BONNIE TRIYANA
WINONGAN hanyalah sebuah kota kecamatan di wilayah kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, yang letaknya berada di sebelah tenggara Surabaya. Di kota kecil itulah pada 1614, pasukan Mataram yang dipimpin oleh Tumenggung Suratani, mendirikan pusat komandonya sekaligus mengordinasikan serangan Mataram ke daerah timur. Sejak 1614, mulai dari Winongan, balantentara Mataram terus merongrong kekuasaan Surabaya. Serangan demi serangan pun dilakukan ke berbagai wilayah kekuasaan Surabaya...
Posted by Rifan Syambodo
Categories:
Label:
Fakta Perang
,
Perang di Indonesia
11
April

Tak mau larut dalam kepedihan, semangat cinta pada suami menjadi bekal mereka dalam berperang.
OLEH: HENDARU TRI HANGGORO
Sumber: Anthony Reid, Asia Tenggara dalam Kurun Niaga 1450-1680, Jilid I. Ilustrasi: Micha Rainer Pali
KESULTANAN Aceh belum lama berdiri ketika Portugis menaklukkan Malaka pada 1511. Kesultanan ini secara bertahap menjadi kuat di semenanjung Sumatra pada paruh pertama abad ke-16. Kala itu, lada Sumatra laku keras di pasaran Tiongkok dan Eropa. Hubungan dengan pedagang dari pesisir laut merah pun segera terjalin. Ini membawa keuntungan bagi Kesultanan Aceh.
Portugis...